Jumat, Desember 15, 2006

Rahasia Diet, Makan Pelan

Untuk menikmati makanan, banyak orang berkomentar, makanlah pelan-pelan. Selama puluhan tahun saran tersebut tak pernah dibuktikan secara ilmiah, tapi baru-baru ini diperoleh bukti-bukti yang membenarkan klaim tersebut.


"Ada hipotesis pada tahun 1972 yang menyatakan bahwa makan pelan-pelan membuat tubuh punya banyak waktu untuk menikmatinya dan membuat kita makan sedikit," kata Kathleen Melanson, peneliti dari Universitas Rhode Island, AS. Sejak saat itulah, hipotesis tersebut tersebar menjadi pendapat umum dan diyakini banyak orang.
Tapi, belum ada satu pun penelitian lain yang membuktikannya. Untuk itu, Melanson melakukan penelitian terhadap 30 wanita muda. Masing-masing ditawari makanan pasta dan dipersilakan makan sepuasnya, sebanyak mungkin mereka mau.
Ketika diminta makan dengan cepat dalam 9 menit saja, rata-rata setiap orang makan 646 kalori. Tapi, saat diberi kelonggaran waktu, mereka makan antara 15 hingga 20 kali lebih lama. Dalam 29 menit, kalori yang dikonsumsi juga hanya 579 kalori.
"Sinyal kepuasan jelas butuh waktu untuk dibangkitkan," kata Melanson. Tidak hanya mengonsumsi kalori yang lebih sedikit, mereka juga puas setelah makan hingga sejam kemudian.
Ini menunjukkan bahwa makan pelan-pelan benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini dilaporkan dalam pertemuan North American Association for the Study of Obesity pada bulan Oktober.Sumber: LiveScience.com

1 komentar:

Anonim mengatakan...

kok susah ya kalo biasanya makan cepet, suka lupa